6 Penyebab Website Lambat dan Cara Mengatasinya

6 Penyebab Website Lambat dan Cara Mengatasinya

Siapa sih yang suka dengan website yang lambat? Tidak hanya buruk untuk kenyamanan pengunjung, website dengan loading yang lambat juga bisa merugikan pemilik blog.

Selain berpotensi kehilangan trafik, blog yang lambat juga tidak baik secara SEO. Ujung-ujungnya website kita akan sulit untuk bersaing dengan website lain dengan performa yang lebih baik.

Website yang lambat sendiri dapat disebabkan oleh banyak hal. Namun secara umum, 6 faktor utama ini cukup sering menjadi penyebab utama kenapa website menjadi lambat. Tapi tenang, ada cara mudah juga untuk mengatasinya.

Penyebab Loading Website Lambat

1. Performa Server yang Kurang Baik

Pengguna blog gratis seperti WordPress.com atau Blogger biasanya jarang mengalami masalah ini karena meski gratis, server yang digunakan cukup baik. Selain memiliki nilai downtime yang rendah, server yang digunakan juga bisa menampung cukup banyak trafik.

Namun jika kamu mencari server hosting sendiri atau menggunakan hosting gratis, performa server umumnya jadi salah satu penyebab utama kenapa loading website terasa lambat.

Untuk mengatasinya, pastikan kamu memilih hosting terbaik dengan kriteria khusus. Selain membandingkan sendiri spek yang ditawarkan, kamu juga bisa melihat review penggunanya langsung di forum atau blog.

2. Tidak Mengoptimalkan Gambar

Gambar adalah elemen website yang biasanya berukuran paling besar dan membuat loading website menjadi lambat. Maka dari itu, mengoptimalkan gambar menjadi salah satu langkah penting sebelum menggunakan dan memasangnya di website kita.

Untuk mengoptimalkan gambar, ada beberapa cara yang bisa dilakukan.

  • Pilih dimensi gambar yang paling optimal – Dengan begitu gambar akan tampak bagus di website kita dan kita tidak perlu menggunakan gambar dengan dimensi yang jauh lebih besar dengan ukuran yang lebih besar pula.
  • Pilih format gambar yang sesuai – Format gambar yang paling populer adalah PNG, JPEG, dan GIF. Maisng-masing format memiliki metode kompresi yang berbeda-beda sesuai dengan jenis gambar. Sebagai contoh, gambar JPEG akan cocok untuk menampilkan gambar kompleks seperti pemandangan. Format PNG lebih cocok untuk gambar dengan warna flat seperti gambar berisi teks atau bentuk geometri. Terakhir, GIF adalah format gambar yang biasa digunakan untuk menampilkan gambar bergerak.
  • Kompresi gambar – Kompres adalah cara memperkecil ukuran gambar tanpa mengubah dimensinya dan tanpa merubah kualitasnya secara drastis. Untuk melakukan kompresi, kita bisa menggunakan tools online seperti Compressor.io, TinyPNG, atau Kraken.

3. Terlalu Banyak Menggunakan Script dan Plugin

Selain gambar, pengguanan script dan plugin yang terlalu banyak juga bisa membuat website menjadi lambat dengan banyaknya resource yang dibutuhkan oleh script tersebut.

Untuk mengatasinya, kita bisa membatasi penggunaan script hanya untuk hal-hal yang sifatnya essensial saja seperti plugin untuk mempercepat WordPress. Jika kita memasang script atau plugin hanya untuk memperbaiki tampilan website, lebih baik lupakan saja!

4. Terlalu Banyak Iklan

Memasang terlalu banyak adalah salah satu cara yang banyak dilakukan oleh bloger untuk meningkatkan pendapatan adsense mereka. Sayang hal ini justru bisa menjadi bumerang karena website yang lambat karena terlalu banyak iklan malah bisa membuat pendapatan kita tidak maksimal.

Jadi jika ingin pendapatan yang optimal, fokus pada efisiensi seperti peletakan iklan yang baik, jangan hanya fokus pada jumlah iklannya saja.

5. Menggunakan Template/Tema yang Lambat

Sekilas terlihat sepele, tapi menggunakan template atau tema yang salah bisa menyebabkan sebuah website sangat lambat saat diakses pengunjung.

Template yang baik umumnya dibuat dengan struktur yang baik pula. Hal ini membuat beberapa template bisa diakses lebih cepat meski fiturnya lebih banyak.

Jika kamu menggunakan WordPress, beberapa tema gratis fast loading yang bisa digunakan adalah Astra, WP Ocean, atau Generate Press.

6. Terinfeksi Malware

Hal terakhir yang bisa diwaspadai saat website melambat dari biasanya tanpa peningkatan jumlah trafik yang signifikan adalah masalah keamanan. Salah satu penyebabnya bisa saja berasal dari malware.

Tidak hanya di PC/laptop, malware juga bisa menyerang website. Hal ini umumnya terjadi karena human error atau karena kita menggunakan template/plugin bajakan yang sudah disisipi malware.

Untuk mengatasinya, kita bisa memastikan dulu menggunakan tool malware scanner online seperti milik Sucuri. Jika sudah, kita bisa mengganti template/plugin yang terinfeksi, atau jika bisa menginstall ulang CMS yang digunakan.


Website yang cepat adalah dambaan setiap pemilik blog dan website. Agar meraih hasil yang maksimal, kita perlu tahu apa saja penyebab website lambat sehingga kita bisa dengan mudah mengatasinya.

Suka dengan tulisan yang ada di sini? jangan lupa cek artikel lain dari underscore.home.blog yah!

Leave a comment