SEO adalah cara paling ampuh untuk menempatkan blog dan konten ke halaman pencarian Google. Dengan teknik SEO kita bisa menampilkan konten yang kita buat di halaman teratas saat pengunjung mencari kata kunci tertentu.
Untuk mempelajari SEO sendiri kini tidak sulit karena ada banyak referensi yang bisa kita baca. Meski begitu kita harus lebih pintar memilih teknik SEO yang efektif karena tidak semua cara tersebut baik untuk sebuah blog.
Makanya, agar blog tidak terkena dampak negatifnya, berikut adalah beberapa kesalahan dalam SEO yang baiknya diketahui dan dihindari.
1. Keyword Stuffing
Dulu mesin pencari menggunakan indikator banyaknya kata kunci sebagai salah satu cara untuk menentukan konten yang relevan. Makanya dulu keyword stuffing menjadi salah satu teknik SEO yang banyak dilakukan bloger. Dengan teknik ini, kita bisa memanipulasi hasil pencarian dengan memasukan banyak kata kunci dan turunannya secara berulang pada sebuah artikel
Metode semacam ini terbukti sangat ampih sampai akhirnya Google melakukan pembaruan algoritma. Saat ini, melakukan penjejalan kata kunci (keyword stuffing) pada konten malah dapat membuat situs dicap jelek oleh mesin pencari. Konten kita pun bisa mendapatkan peringatan karena dianggap konten berkualitas rendah.
Bukannya tanpa sebab, keyword stuffing dapat membawa user-experience yang buruk karena konten tidak terdengar wajar. Kalau sudah begini, trafik dan peringkat blog kamu pun dijamin akan tenggelam bila melakukan kesalahan SEO ini.
2. Tidak Membuat Tampilan Blog yang Mobile-Friendly
Google dan mesin telusur lain kini semakin canggih dan dapat mendeteksi apakah sebuah situs sudah sudah mobile-friendly atau belum. Beberapa tahun lalu Google memperbarui algoritma mereka dan memberi keuntungan pada website yang sudah dioptimasi untuk perangkat seluler. Makanya, website yang mobile-friendly lebih berpeliuang untuk muncul di halaman pertama hasil penelusuran Google.
Tidak hanya itu, website yang sudah mengoptimalkan tampilan untuk pengguna seluler memiliki peluang lebih besar untuk menjangkau calon pelanggan. Hal ini terjadi karena kini ada lebih banyak orang yang mengakses internet melalui perangkat genggam. Jadi jika ingin menjangkau lebih banyak pengunjung yang memakai perangkat tersebut, buat situs yang responsif dan mobile-friendly.
3. Tidak Membuat Konten untuk Pembaca
Hal ini sering menjadi kesalahan umum bagi penulis yang baru belajar SEO. Tulisan mereka pada akhirnya lebih ditujukan untuk mesin pencari dibanding membuatnya untuk pembaca mereka. Jadi tidak heran jika mereka lebih mementingkan konten yang panjang, kepadatan kata kunci, LSI, dan banyak teknik SEO lain agar konten dinilai bagus oleh mesin pencari.
Google sangat menghargai blog atau website dengan konten yang alami. Tapi mementingkan Mesin Pencari dibanding pembaca kadang akan menghasilkan konten yang tidak enak dibaca dan terasa aneh. Lagipula Google sendiri kini sudah sangat canggih sehingga dapat menilai mana konten yang berkualitas tinggi dan mana yang tidak.
4. Menggunakan Anchor Text Generik
Anchor text adalah teks atau frase yang dapat diklik dalam hyperlink. Hal ini penting dalam SEO karena anchor teks akan memberi petunjuk tentang sebuah konten. Selain itu anchor text juga akan membantu mesin pencari untuk mengidentifikasi bahwa sebauh konten relevan dengan halaman yang ditautkan, baik itu internal link maupun external link.
Dari berbagai kata yang bisa digunakan, kamu harus menghindari teks jangkar yang terdengar terlalu umum. Sebagai contoh, hindari anchor text seperti “klik di sini”, “postingan ini”, “Ini”, dan masih banyak lagi.
Teks jangkar yang terdenganr umu memang tetap dapat membantu meningkatkan tautan. Namun, dipandang dari sudut pandan SEO, penting untuk selalu mengubah teks tautan dan membuatnya terkait dengan topik. Sebagai contoh, memasukkan beberapa kata kunci pada teks tautan juga merupakan praktik yang sangat direkomendasikan.
5. Memakai Anchor Text yang Sama
Selain menggunakan kata/kalimat umum, hal lain yang harus kamu hindari saat membuat anchor text adalah menggunakan kata/kalimat yang selalu sama. Hal ini mungkin tidak akan terlalu bermasalah jika kamu hanya menggunakannya beberapa kali saja. Namun jika kamu ingin membangun backlink, ada baiknya menggunakananchor text yang berbeda-beda agar backlink terasa lebih natural dan bukan didapat melalui manipulasi.
6. Lebih Mementingkan Jumlah Backlink
External dan internal link sama-sama dapat membantu website meningkatkan peringkat di mata google dan mesin pencari lainnya. Adanya tautan akan memberi sinyal pada mesin penelusuran bahwa konten tersebut relevan.
Ada banyak cara yang bisa dilakukan untuk mendapatkan tautan dari website lain, namun harti-hati dan jangan menggunakan cara ini secara berlebihan.
Ada beberapa jasa SEO yang saat ini yang menjual backlink dalam jumlah yang sangat banyak. Sayangnya seringkali backlink yang didapat memiliki kualitas yang rendah. Bila blog memiliki terlalu banyak backlink seperti ini, blog kita malah bisa mendapat penalti dan kehilangan peringkat di SERP.
7. Memilih Kata Kunci dengan Tingkat Persaingan Tinggi
Dalam melakukan riset keyword, volume pencarian yang tinggi seringkali jadi pertimbangan utama. Meski begitu, kamu juga harus memperhatikan tingkat persaingan kata kunci tersebut agar tidak salah pilih.
Semakin tinggi tingkat kesulitan sebuah keyword berarti semakin sulit juga bagi kita untuk mendapatkan peringkat pada halaman hasil mesin pencari. Kamu bisa mencari tahu hal ini melalui beberapa tools SEO seperti Google Keyword Planner, Ahrefs, atau Ubersuggest.
Dalam melakukan riset, pilihlah kata kunci yang sangat spesifik karena dapat kata kunci semacam itu memiliki tingkat persaingan yang rendah dan bisa membawa konten kamu ke peringkat teratas dengan lebih cepat.
8. Error pada Robots.txt
File robots.txt adlaah file berisi instruksi untuk robot mesin telusur bagaimana cara merayapi sebuah situs. Selain itu file ini juga dipakai untuk memberi tahu robot mesin pencari untuk mengidentifikasi halaman mana saja yang dapat mereka indeks
Membuat dan mengedit file robot.txt dapat dilakukan dengan mudah. Namun, kamu harus selalu berhati-hati karena file ini Ini adalah file sensitif. Jadi periksa dua kali jika kamu menambahkan perintah baru pada file tersebut.
Dalam file robot.txt, ada dua perintah penting yang harus kamu ingat, yitu perintah disallow dan allow. Perintah Disallow akan memberi tahu agen pelacak untuk tidak merayapi URL tertentu, sedangkan perintah Allow memungkinkan bot untuk mengakses sebuah halaman.
9. Tidak Memeriksa Kompetitor
Kesalahan SEO terakhir adalah tidak memeriksa kompetitor dan pesaing website kamu. Dengan cara ini, kita bisa mengetahui strategi yang digunaka pesaing mulai dari backlink, penggunaan kata kunci, dan bahkan topik blog yang digunakan. Data-data ini nantinya bisa digunakan untuk membuat website yang lebih baik dari pesaingmu.
Itulah dia beberapa kesalahan SEO yang sebisa mungkin dihindari. jangan malas untuk tetap belajar SEO dan hindari cara cepat untuk meningkatkan peringkat blog agar blog tetap awet dan tahan terhadap update algoritma Google.
Suka dengan tulisan yang ada di sini? jangan lupa cek artikel lain dari underscore.home.blog yah!
